Konfirmasi jarkom terkait “OR panitia PK2MABA”

Jarkom seluruh kolegium! Sudah ada kesepakatan antara PresBem, DPM, dan PD3 tgl 30 juni 09 bahwa segala pembentukan kepanitiaan dihentikan sampai segala permasalahan mengenai probinmaba telah jelas melalui Diskusi Terbuka seluruh Kolegium yang akan diadakan oleh DPM. Jadi OR besok (01 Juli 09) TIDAK SAH…

INTERVIEW DENGAN PIHAK TERKAIT

Interview dilakukan di tempat terpisah

LPM            : L

Dr. Hanafi : PD3

Ardhan      : PresBem

Aldilla       : DPM

L : Kami mendapat informasi dari jarkom kelas di Pendidikan Dokter 2007 bahwa pada tanggal 30 Juni telah ada kesepakatan antara Presiden BEM, DPM dan Pembantu Dekan III untuk menunda pembentukan kepanitiaan sampai permasalahan yang meliputi Probinmaba menjadi jelas. Apa benar demikian?

PresBEM : Mohon maaf sebelumnya bila saya ada salah ucap. Itu tidak benar. Secara singkat saya jawab itu tidak benar adanya kesepakatan bersama antara PD3, Pres BEM, dan DPM. Dalam artian ketiga pihak duduk bareng dan menyepakati bersama. Dan saya pun malah tidak tahu terkait hal itu. Yang langsung melayangkan ke saya adalah dr. Hanafi. Waktu itupun bukan bersifat kesepakatan, tetapi sifatnya instruktif untuk menunda bukan menghentikan OR sampai masalahnya jelas. Saya pun menurut pada beliau untuk menunda dulu OR tersebut. Jadi berita ini tidak benar, yang ada hanya penundaan OR saja, malahan diskusi publik saya tidak tahu karena dr. Hanafi hanya menginstruksikan penundaaan OR.

DPM   : Memang benar OR tidak sah. Jadi saat itu ketika saya dengan pasangan pemenang Retender, pak Pres BEM minta mereka menunda OR. Besoknya pemenang retender tidak jadi membuka OR dan diganti dengan forum sosialisasi dengan 2008 yang insyaAllah diselenggarakan di boimed waktu itu. Memang benar tidak sah, malah tidak dilakukan OR. Tetapi kalimat diatasnya yang salah, karena disebutkan bahwa ada kesepakatan antara PD3, Pres BEM dan DPM, tetapi sebenarnya ketiga pihak tersebut tidak pernah bertemu bersamaan di satu meja pada hari itu.

PD3     : Tidak, itu tidak benar. Tidak pernah ada kesepakatan yang seperti itu (tiga pihak antara Pres BEM, DPM dan PD III, red). Open Recruitment Probinmaba memang ditunda. Tetapi hal itu bukan diputuskan atas dasar kesepakatan 3 pihak di atas. Situasi kolegium yang masih belum kondusif inilah yang memang mengharuskan ditundanya pembentukan kepanitiaan.

L : Sebelum ini, kami mengkonfirmasi kepada Presiden BEM (Ardhan Prahara Putra) tentang kesepakatan 3 pihak, dan beliau juga membantahnya. Beliau mengatakan bahwa ditundanya OR Probinmaba adalah atas instruksi dari PD III. Apakah itu benar, Dok?

PD3     : Bukan instruksi, tetapi berupa usulan. Selayaknya memang open recruitment tidak dilaksanakan dalam keadaan yang masih belum tenang. Ini hanya akan menambah masalah baru. Tetapi saya tidak ingin ikut campur terlalu jauh dalam menyelesaikan masalah ini. Saya mengharapkan adanya Win-Win Solution yang memuaskan semua pihak. Dan hal ini saya serahkan kepada mahasiswa, agar mereka dapat belajar. Saya bisa saja menggunakan kekuasaan saya untuk menenangkan keadaan, tetapi ini tidak akan membuat para mahasiswa lebih dewasa. Lha kalau ada hal seperti ini kan, mereka jadi belajar yang namanya teknik negosiasi satu sama lain. Dan ini penting sekali untuk mengembangkan softskill mereka.

L :  Bagaimana dengan upaya mediasi (hearing) untuk mewadahi aspirasi dari masing-masing pihak yang berbenturan?

Pres BEM : Untuk meredam suasana di kolegium karena memang berita yang beredar di luar sana adalah teman-teman yang berkomentar notabene tidak mempunyai pengetahuan terkait masalah ini seperti apa atau mungkin tahu tetapi hanya sepenggal-sepenggal dan tidak secara holistik mengetahuinya, jadi mungkin kita akan mengklarifikasi dulu. InsyaAllah dalam waktu dekat akan diadakan diskusi publik seperti yang teman-teman tuntut. Tetapi sekali lagi itu bukan atas persetujuan saya pada awalnya.

DPM   : PD3 memang menyarankan untuk diadakannya forum diskusi, tetapi kami (DPM dan BEM) belum ada kesepakatan. Kami bertiga (PD3, Pres BEM dan DPM) belum bertemu secara bersamaan. DPM dan BEM juga tidak mengetahui jarkom tersebut. Jujur saya merasa kecewa dengan jarkom seperti ini.

PD3     : Kami berusaha memfasilitasi aspirasi pihak-pihak yang bersangkutan dengan mempertemukan dalam hal ini pihak pemenang tender lama, SC dan dari BEM, untuk saling mengklarifikasi. Saya pikir, sebenarnya masalah ini kan hanya teknis saja, kan? Dan seharusnya hal ini bisa diselesaikan asalkan semua pihak dapat BERJIWA BESAR.

L : Dalam jarkom yang sama, disebutkan juga bahwa akan diadakan Diskusi Terbuka seluruh Kolegium yang diselenggarakan oleh DPM dalam rangka menyelesaikan masalah yang terjadi dalam kolegium ini. Apakah anda sudah mengetahui hal ini?

Pres BEM : Ya pada hari itu. Pada saat ada pertemuan dengan dr. hanafi itu, saya tidak tahu hingga saya mendapat jarkom.

DPM   : Kronologi diskusi publik yg saya tahu, yang mendapat perkataan langsung dari PD3 bukan DPM dan BEM, yang mendapatkan perkataan itu adalah lima mahasiswa yang mengatasnamakan angkatan 2006 dan 2007 yang menghadap ke PD3, sehingga mereka yang mendengarkan langsung dari PD3. Sebenarnya mereka mengajak salah satu anggota DPM, tetapi karena salah satu hal akhirnya salah satu anggota DPM tersebut meminta saya untuk ke Lt.5. Saya menyusul untuk menghadap ke lantai 5, tetapi saat saya sampai di lobi lantai 5, saya berpapasan dengan kelima mahasiswa tadi. Mereka baru saja keluar dari ruangan PD3. Jadi saya tidak bertemu langsung dengan PD3. Mereka mengajak bicara di lobi lantai 5, yang isinya memaparkan bahwa PD3 ingin diadakannya diskusi publik. Mereka menyarankan diskusi publik ini dibuka untuk umum, bukan cuma komting saja. Mereka juga menyarankan saya kalau diskusi ini dihadiri angkatan 2005-2008, saya cuma ngomong terima kasih sarannya, nanti saya omongin lagi. Tetapi saya pengen diskusi ini hanya angkatan 2007 saja karena akar permasalahannya di 2007, sedangkan angkatan lain hanya imbasnya saja.

PD3     : Ya, saya sudah mengetahuinya dan saya sangat setuju. Saya sangat mengharapkan kontribusi DPM untuk membantu menyelesaikan masalah ini. Karena DPM memiliki fungsi legislatif yang semestinya menjadi pengawas eksekutif.

L : Kami mendapat informasi bahwa telah datang kepada Pembantu Dekan III, yang mengatasnamakan perwakilan dari angkatan 2006, 2007 dan 2008, untuk mengajukan suatu keberatan. Apa peristiwa itu benar? Apa benar mereka merupakan perwakilan dari masing-masing angkatan tesebut? Dan isu apa yang diusung oleh mereka?

Pres BEM : Mungkin bukan kapasitas saya untuk menjawab karena saya tidak terlibat di sana. Tetapi informasi yang saya ketahui, mohon dicatat bahwa ini bukan saya sebagai saksi sendiri, memang kemarin ada teman-teman yang ke PD3 dan membawa nama angkatan. Dalam hal ini mohon diterjemahkan sendiri oleh pembaca, ketika mereka bilang perwakilan maka lihatlah perwakilan itu, apakah konteks perwakilan itu adalah utusan. Dalam hal ini misalnya mengatasnamakan perwakilan 2006, apakah perwakilan tersebut sudah membicarakan ini ke seluruh anak 2006 dalam artian PD, Gizi, dan PSIK. Dan jika pembaca maksud perwakilan konteksnya seperti itu, apa pembaca merasa dilibatkan dalam pengambilan keputusan. Dan jika perwakilan itu hanya pribadi,  misalnya ketika maju berkata ”dokter saya perwakilan dari 2006” itu dimaknai sebagai saya hanya bagian dari 2006, ya monggo terserah dari teman-teman pembaca. Tetapi ketika mengatasnamakan angkatan seperti itu, saya memang sedikit kecewa karena yang diajak omong tidak sepenuhnya satu angkatan dan maju atas nama angkatan. Di mana dalam hal ini yang bertanggung jawab memang komting, karena komting dalam hal ini harus cover full side. Seperti mediator, dia yang memediasi. Bila ada laporan ke dia, dia harus mengklarifikasi kembali ke kelas apakah ada pernyataan sikap dari 2006 seperti itu.

DPM   : (Seperti konfirmasi sebelumnya)

PD3     : Wah, sayang sekali saat itu saya tidak terlalu memperhatikan siapa saja mereka. Setahu saya, mereka memang menyatakan dari angkatan 2006, 2007 dan 2008. Mereka membawa sejumlah tanda tangan, tetapi saya tidak ingat hal apa yang mereka permasalahkan.

(Dialog ini telah mengalami penyesuaian namun tidak mengubah maksud)

Tinggalkan sebuah Komentar

Filed under PD3 PresBem DPM, Wawancara Eksklusif

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s